Kamis, 09 Februari 2023
Tangis Sedih Ditinggal Mahasiswa PLP UNILA 2023
Selasa, 03 Januari 2023
Lakukan 5 Cara Melatih Disiplin Waktu Ini Agar Waktumu Lebih Efisien

Disiplin berasal dari bahasa Inggris yaitu “disciple” yang berarti pengikut atau murid. Disiplin dalam bahasa latin “discere” yang berarti belajar. Dan dari kata tersebut timbul kata “disciplina” yang berarti pengajaran atau pelatihan.
Disiplin dapat diartikan sebagai kepatuhan terhadap peratuaran atau tunduk pada pengawasan, dan pengendalian. Disiplin bertujuan untuk latihan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib. Disiplin waktu mempunyai arti dapat menggunakan dan membagi waktu dengan baik.
Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Suatu kesuksesan bisa diraih dengan menggunakan waktu yang dipunyai dengan baik.
harus memaksimalkannya dengan baik. Untuk bisa menggunakan waktu dengan baik juga tidak mudah, perlu latihan apalagi bagi orang yang awalnya adalah orang yang tidak disiplin.
Berikut beberapa cara melatih disiplin waktu.
Mulailah mengatur waktu agar lebih efisien dengan menentukan prioritas. Tugas-tugas yang kamu anggap penting harus selalu berada diurutan teratas dalam jadwal.
Jangan membiasakan menunda tugas/pekerjaan, karena akan membuat tugas kamu semakin menumpuk. Semakin banyak tugas yang di tunda, maka akan berakibat pada waktumu yang menjadi tidak efektif.
Maksudnya adalah mengatakan “tidak” dan menolak tugas yang tidak dapat kita lakukan. Jika memang kita tidak mampu untuk menyelesaikannya jangan pernah memaksakan diri.
Belajar menghindari kesempurnaan akan membantu kamu dalam membagi waktu. Mencari kesempurnaan terutama untuk hal-hal sepele dan tidak penting akan sangat membuang waktu kamu.
Mulai membuat rencana cadangan akan sangat membantu kamu saat rencana-rencana utama kamu tidak tercapai, sehingga akan membuat waktu kamu lebih efisien.
Demikianlah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk berlatih disiplin waktu agar waktu yang kita punya tidak terbuang sia-sia. Semoga bermanfaat.
orang sukses selalu disiplin waktu.
Penulis/editor: R.jumadi
Senin, 02 Januari 2023
Kedekatan Batin Guru dan Murid Adalah yang Utama,Bukan kompetensi.
Ia mengatakan para guru perlu meningkatkan kedekatan batin dengan muridnya dalam melaksanakan proses pendidikan. Hal ini dikatakan Nadiem di Rakernas Lembaga Pendidikan Ma'arif NU di Aula Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/8/2022)
Tanpa ada kedekatan batin, tidak punya rasa ingin tahu, pembelajaran tidak bisa terjadi,” kata Nadiem.
Para siswa akan semangat melakukan proses belajar dan mengajar jika memiliki kedekatan dengan gurunya. Sehingga, kata Nadiem, pelibatan batin adalah kunci utama pengajar, karena dialah orang tua murid di sekolah sampai usia 9 tahun.
Ia juga mengingatkan supaya guru-guru menaruh kepercayaan terhadap potensi seluruh siswanya. Kepercayaan guru terhadap potensi siswanya merupakan kunci dalam sebuah proses pendidikan. Bahkan, terhadap siswa yang paling susah.
“Kalau guru tidak percaya bahwa murid yang paling disruptif, paling susah di kelas, paling lambat, anak-anak seperti itu, itu bukan guru yang baik,” tegasnya
Rabu, 14 Desember 2022
Pengalaman Gak Terlupakan! Ini Suka Duka Menjadi Guru Kelas 2 SD.
| Suka duka menjadi guru kelas 2 SD memang sangat beragam. Namun ternyata ada loh yang paling familiar. |
Setiap guru yang pernah mengajar di SD memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Faktor yang paling kuat tergantung pada tingkatan kelas yang diajarnya. Untuk mengajar kelas 1,2,3 memiliki kesulitan sendiri. Lantas kesulitan tersebut sama dengan kelas 2 SD? Untuk mengetahui jawabannya simak
Memang kelas 2 SD bukan lagi usia yang tepat untuk bermain. Namun sifat kekanak-kanakan pasti tetap ada. Seperti sudah diketahui bersama pada usia ini mereka baru saja melepas masa di mana fase bermain ke fase belajar. Ada sebagian anak yang sudah siap menghadapi fase belajar. Beberapa di antara yang lainnya masih ingin bermain saja dalam benaknnya.
Seorang guru tidak bisa memaksakan murid harus siap menghadapi fase ini. Bagi anak yang masih ingin bermain sebaiknya di arahkan pelan-pelan. Untuk itu perlu memiliki keahlian khusus dan tingkatkan keahlian demi bisa mengarahkan dengan baik. Hal ini menjadi kesulitan dan duka tersendiri bagi guru SD kelas
Jika hanya menyampaikan mata pelajaran itu sangat mudah. Hal yang tersulit adalah memastikan anak-anak paham apa yang kamu sampaikan. Anak kelas 2 sudah mulai timbul kenakalan wajar layaknya anak seusianya. Bahkan terkadang ada yang sampai berani menentang guru.
Membuat kegaduhan di dalam kelas mungkin sudah jadi hal yang biasa setiap harinya. Untuk itu guru dituntut untuk memiliki kemampuan mengajar yang jitu agar anak bisa mendengarkan apa yang disampaikan. Otak harus diperas dan dipikirkan matang-matang untuk menemukan ide cemerlang dalam mengajar.
Cara lama dalam mengajar tidak akan membuahkan pencapaian yang terbaik. Kejenuhan dalam belajar akan terus terjadi jika masih pakai cara lama. Sikap tegas harus dimiliki, namun sikap bersahabat untuk era saat ini dirasa lebih ampuh dibanding dengan cara yang kekerasan. Jadikan anak SD kelas 2 seperti sahabat. Maka mereka akan segan sendiri jika melakukan kesalahan.
Perlakuan ke anak kelas 1 ,tentu berbeda dengan anak kelas 2 SD. Dikarenakan anak kelas 2 SD bisa berpikir lebih jauh ke depan. Kamu bisa coba ajak ngobrol dan cerita seputar kehidupan nyata. Namun tetap tahu batasan agar tidak terlalu lebar pembahasannya. Kamu bisa coba dengan membuka dari hobi mereka.
Kemudian bisa diarahkan dari hobi ini bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus menghasilkan. Tentu mereka akan semangat untuk mengasah hobi mereka karena ada nilai lebih yang akan mereka dapatkan. jika bisa menghasilkan tentu uang jajan jadi bertambah dan bisa menabung untuk keperluan mereka.
Seru dan Asyik
Karena baru memasuki fase pertama belajar hal bisa akan menjadikan aktivitas belajar jadi lebih seru dan asyik. Semangat anak-anak bisa kamu manfaatkan dengan membuat metode belajar yang beda dari sebelumnya. Semangat yang menggebu memudahkan kamu dalam mengaturnya.
Kamu bisa mencoba menggunakan metode kerja kelompok. Biarkan mereka berdiskusi dalam menyelesaikan tugas. Kamu sebagai guru berperan mengatur pembagian tugas dari masing-masing kelompok. Suasana belajar yang ramai dan penuh semangat belajar pasti sangat menyenangkan.
Berikut tadi merupakan suka duka menjadi guru kelas 2 SD. Suasana kelas yang nyaman sebenarnya semuanya berada di tanganmu. Jika kamu terampil, kreatif dan inovatif pasti bisa membuat suasana belajar menjadi lebih seru dan asyik.
Rabu, 22 Desember 2021
Bupati dan Kadis Pendidikan Bangga Kepada Guru Way Kanan

Bupati dan Kadis Pendidikan , bangga kepada Guru Way Kanan dapat Berprestasi di Ajang Nasional Teacherlympic PB PGRI 2021 , raih 2 Emas dan 3 Perunggu
Desember 23, 2021
Di akhir tahun 2021 kabar gembira datang dari dunia kependidikan kabupaten Way Kanan dengan sumbangsih prestasi dalam kegiatan Teacherlympic PB PGRI tahun 2021. Kegiatan pertama ajang nasional PB PGRI merupakan ajang yang bermakna dan menggembirakan bagi semua kalangan pendidik,orang tua, siswa.
Pengurus Besar PGRI ( Persatuan Guru Republik Indonesia) bekerjasama dengan Platform Pendidikan Kidsloop Indonesia mengadakan ajang lomba bergengsi “Teacherlympic” yang diikuti berbagai secara terbuka dari semua guru semua jenjang, semua mata pelajaran se Indonesia.
Pada cabang lomba olah ilmu dua guru asal kabupaten Way Kanan berhasil mendapatkan dua Medali Emas atas nama Irham Wahyu Setiawan guru SMPN 4 Way Tuba dan Ahmad Risdi guru SMPN 1 Banjit. Selain itu dalam cabang olah karsa guru asal Kabupaten Way Kanan juga berhasil mengumpulkan tiga medali perunggu. Dua perunggu disabet oleh M.Wiratama Albrizi guru asal SMPN 7 Banjit dan satu perunggu di raih Mujiatun guru asal SMPN 2 Banjit kesemuanya dari cabang olah karsa.
Kabar gembira tersebut didapat melalui PGRI Lampung hingga diakhir ajang tersebut PGRI Lampung berhasil mendapatkan 45 medali yakni 20 medali dari cabang olah ilmu dan 25 medali dari cabang olah karsa sehingga masuk 10 besar provinsi peraih medali se Indonesia. Rabu (23/12)
Pembina PGRI Kabupaten Way Kanan yang juga Bupati Way Kanan Hi.Raden Adipati Surya bersama Kadis Pendidikan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP, M.Si. menyambut gembira serta bangga dan mengapresiasi atas raihan prestasi ajang nasional ini.
Hi.Raden Adipati Surya menyatakan bangga atas prestasi ini atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat dan sukses dan bagi Kabupaten Way Kanan prestasi ini kedepannya dapat memotivasi guru guru untuk berprestasi lebih banyak lagi.
Kegiatan Teacherlympic ini diadakan sebagai bagian dari persiapan ASEAN Teacherlympic yang diprakarsai PGRI. Berikut daftar nama peraih medali Teacherlympic provinsi Lampung:
Tentu juga ucapan yang sama bangga atas prestasi Guru-guru Way Kanan yang tergabung di PGRI di ungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP, M.Si.
” prestasi ini tentunya sangat membanggakan dunia kependidikan di Bumi Ramik Ragom, bahwa guru Way Kanan mampu berprestasi di ajang nasional sehingga dapat memotivasi guru guru lainnya di kabupaten Way Kanan, “.Tambah Kadis.
” Selamat dan sukses bisa membanggakan selalu guru guru di Way Kanan dengan prestasi yang di raih , maju dan jaya selalu “, Pungkas Machiavelli