Minggu, 14 Februari 2021

ANAK-ANAK RINDU SEKOLAH BELAJAR TATAP MUKA

cerita anak dimasa covid 19


Angka jarum jam dinding sudah menunjukkan pukul 07.15 WIB, namun RIZKI  siswa kelas IV pada Sekolah Dasar Negeri 1 BANJIT itu, masih agak malas malasan beranjak dari tempat tidurnya.

Padahal  di jam-jam seperti ini, biasanya anak Pertama dari dua bersaudara itu sudah berada ditempat menuntut ilmu, untuk bersama sama dengan rekan, menyimak dengan tekun pelajaran yang diberikan sang guru.

Namun, sejak merebaknya pandemi Covid-19 dibelahan dunia termasuk di Indonesia dan Kec.Banjit tempat dia bermukim, Maret 2020 lalu, aktivitas kegiatan belajar mengajar berubah total, yaitu dilaksanakan secara online atau daring.

Berbagai mata pelajaran dan penyelesaian tugas dikerjakan melalui aplikasi WhatsApp (WA) serta Class Room. Bahkan, untuk ulangan tengah semester, ulangan semester hingga kenaikan kelas, berikut penyerahan raport kenaikan kelas dilakukan secara online

Disisi lain  kondisi demikian membuat Rizki tidak bisa lagi untuk belajar bersama, bertukar pendapat, serta pergi bersama-sama teman teman sebaya, kekantin sekolah.

Keadaan yang sudah berjalan hampir satu tahun ini membuat anak laki laki yang selalu mendapat ranking dikelasnya, mulai dihinggapi rasa jenuh, seperti kebanyakan anak, karena selain belajar perlu bersoalisasi dengan rekan seusianya.

Riski mengaku sangat rindu bertemu dan bermain dengan teman teman."Kangen juga belajar tatap muka dengan teman teman dan guru" ungkapnya. 

Dia berharap, pandemi Covid-19 ini segera berlalu dari muka bumi dan aktivitas masyarakat menjadi normal. 


sumber :SDN 1Banjit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar